Jumat, 02 Oktober 2015

Cara Mengetahui Madu Asli atau Campuran



Untuk menentukan madu asli atau tidak, adalah dengan cara menyimpannya ke dalam kulkas bagian freezer. Setelah disimpan beberapa saat maka akan ketahuan apakah madu tersebut asli atau campuran. Apabila madu menjadi kental berarti itu madu asli, apabila madu   menjadi beku berarti madu tersebut telah bercampur dengan air. Madu sendiri sebenarnya sudah memiliki kandungan air, yaitu 22-26 % untuk madu hutan dan 17-22 % untuk madu ternak.

Oleh karena mengandung air lebih tinggi, madu hutan  cenderung lebih encer. Namun, ini juga bergantung pada proses pengurangan kadar air atau pengentalan (dehumidification) yang menentukan kandungan akhir air pada madu. Madu hutan juga dapat mengkristal disebabkan kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosanya. Hasil madu dipengaruhi oleh kondisi iklim di sekitar sarang lebah berada,  seperti sungai, hutan bakau dan curah hujan.

Madu hutan dihasilkan ol eh lebah hutan (Apis dorsata) dari sarang yang berada di pohon, gua dan batu. Sementara madu ternak oleh lebah ternak (Apis mellifera) dari sarang kotak yang dibuat oleh peternak. Sumber pakan lebah hutan adalah sari bunga tanaman asli di hutan, sedangkan pakan lebah ternak dapat  saja pada periode tertentu diberi pemanis buatan atau gula. Rasa, aroma dan warna madu  hutan bisa berbeda beda bergantung pada sari bunga yang diisap lebah.

Pada musim panen, dari satu sarang lebah dapat dipanen hingga 10 liter madu . Hasil panen bergantung  pada banyak tidaknya ketersediaan pakan lebah di sekitar sarang. Di sebuah pohon bisa terdapat puluhan sarang. Pernah terjadi di Pulau Alor dari sebuah pohon yang memiliki puluhan sarang lebah berhasil dipanen 1 ton madu. (eki)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar